Bogor dijuluki "Kota Hujan" karena curah hujannya yang sangat tinggi dan frekuensinya yang konsisten sepanjang tahun, rata-rata 3.000–4.000 mm per tahun, jauh melampaui rata-rata nasional Indonesia (~2.000 mm). Alasan ilmiahnya adalah: 1. Topografi & Fenomena Hujan Orografis yang merupakan Penyebab Utama. Bogor berada di kaki Gunung Salak dan Gunung Gede-Pangrango, dengan bentuk cekungan terbuka ke utara seperti mangkuk raksasa . Udara lembap dari Laut Jawa & Samudra Hindia bergerak masuk, lalu dipaksa naik saat menabrak dinding pegunungan. Saat naik, udara mendingin lalu uap air mengembun dan langsung turun sebagai hujan, ini disebut hujan orografis . Jadi awan seolah "terperangkap" di sini. 2. Angin Monsun - Monsun Barat (Des–Peb) membawa udara lembap dari Asia/Samudra Hindia. - Monsun Timur (Jun–Ags) membawa uap air dari Australia. Keduanya memasok uap air yang melimpah di Bogor sepanjang tahun . 3. Posisi di Zona ITCZ Bo...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya