Ads

Kamis, 23 Juli 2020

CIRI KEBAHAGIAAN DAN KEBINASAAN SESEORANG

Q
Saudaraku rahimakumulloh. Kita terus menerus (istimroriyah) beriman, beramal sholeh, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran (QS. 103:1-3).

Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam bersabda : Sesungguhnya Alloh tidak melihat fisik dan suara kita, akan tetapi Alloh melihat hati dan amal kita (HR. Bukhori Muslim). 

Dan kita berdo'a berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat serta di jauhkan dari siksa api neraka (QS. 2:201).

🌾🌾🌾
Ibnul Qayyim Rahimahullah mengatakan:

🍀 Diantara ciri *Kebahagiaan* dan keberuntungan ialah apabila seorang hamba Alloh *semakin bertambah ilmunya* SEMAKIN bertambah pula tawadhu’ dan sifat kasih sayangnya.

🍀 *Semakin bertambah amalnya,* SEMAKIN meningkat pula rasa takut (taqwa) (QS. 3:102,133) dan kehati-hatian dirinya.

🍀 *Semakin bertambah umurnya* SEMAKIN berkuranglah ambisinya. 

🍀 *Semakin bertambah hartanya* SEMAKIN bertambah pula kedermawanan dan kegemarannya untuk membantu dgn infaq/ shodaqoh (QS. 2:3, 261 & QS. 9:60). Shodaqoh itu burhan/bukti (HR. Muslim). BarakAllohu fiikum. 

🍀 *Semakin bertambah kedudukannya* SEMAKIN dekatlah dia dengan orang-orang dan semakin suka menunaikan kebutuhan-kebutuhan mereka serta rendah hati kepada mereka.

Aamiin Yaa Alloh

🍀🍀

🍁 Dan Diantara ciri *Kebinasaan* adalah bahwa *semakin bertambah ilmunya* SEMAKIN bertambah pula kesombongan dan kecongkakan dirinya. 

🍁 *Semakin bertambah amalnya* SEMAKIN bertambah pula keangkuhan dan suka meremehkan orang lain, sementara dia selalu bersangka baik kepada dirinya sendiri.

🍁 *Semakin meningkat kedudukan* dan statusnya SEMAKIN bertambah pula kesombongan dan kecongkakan dirinya. 

Astaghfirulloh 70x - 100x/hari (HR. Bukhori Muslim). 

Perkara-perkara ini semua adalah cobaan dan ujian dari Alloh untuk menguji hamba-hamba-Nya; sehingga akan ada sebagian orang yang berbahagia dan sebagian yang lain menjadi binasa karenanya.

📒 *(Al-Fawa'id tahqiq Basyir Muhammad 'Uyun, hal. 277)*

Selasa, 21 Juli 2020

Mencuri di Italia Bukanlah Kejahatan.

Dimanapun didunia ini yang namanya mencuri adalah kejahatan. Namun tidak di Italia, pengadilan tinggi Italia justru memutuskan mencuri makanan karena lapar bukanlah kejahatan.

Menurut laporan dari bbc.uk, para hakim menyimpulkan hal ini dari kasus Roman Ostriakov yang mencuri keju dan sosis seharga € 4,07 atau sekitar Rp 62.000. Ostriakov merupakan seorang tunawisma dari Ukraina yang telah mengambil makanan tanpa izin. Pengadilan menyebutkan bahwa ia telah mencuri makanan karena terdesak oleh rasa lapar yang dialaminya, jadi bukan termasuk kejahatan.

Peristiwa ini berawal ketika Ostriakov mencuri pada tahun 2011. Saat itu, seorang pelanggan di supermarket melaporkan kepada petugas keamanan toko bahwa Ostriakov mencuri dua potong keju dan sebungkus sosis di saku, dan ia hanya membayar breadsticks.

Pada tahun 2015, Ostriakov mendapat hukuman selama enam bulan penjara dan denda € 100 atau Rp 1.521.000.

Hakim berpendapat bahwa hak atas kelangsungan hidupa adalah segalanya. Pengadilan kasasi mengingatkan bahwa dalam masa kesulitan ekonomi semua orang beresiko kelaparan.

Badan statsitik Italia menunjukkan 615 orang miskin bertambah setiap harinya. Dalam hal tersebut terbukti bahwa hukum tidak memperhatikan realitas. Pengadilan kasasi juga mengkritisi kasus pencurian barang senilai di bawah € 5 atau Rp 76.000 harus melewati tiga putaran sidang di pengadilan, yang akhirnya masuk penjara.

Hal yang meringankan untuk kasus Ostriakov ketika diajukan banding adalah; Ostrikov tidak meninggalkan toko ketika ia tertangkap. Mahkamah Agung Kasasi Italia akhirnya memutuskan  bahwa mencuri sejumlah kecil makanan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, bukanlah merupakan tindakan kejahatan.

Jadi pengadilan menyimpulkan bahwa kondisi terdakwa pada saat penyitaan barang dagangan membuktikan bahwa ia hanya mengambil dalam jumlah kecil untu kebutuhan yang mendesak karena lapar, sehingga ia bertindak dalam keadaan terpaksa.

Senin, 20 Juli 2020

Amalan di bulan Dzulhijjah.


Monggo di pahami & di deres
 
*1. Bagi yang berniat Qurban*
Disunahkan untuk TIDAK memotong rambut, kumis, jenggot, bulu kemaluan dan kuku. 
*(Insya Allah mulai hari selasa tanggal 21 Juli 2020 ba'da Ashar)*

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

ﺇِﺫَﺍ ﺩَﺧَﻠَﺖِ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮُ ﻭَﺃَﺭَﺍﺩَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳُﻀَﺤِّﻰَ ﻓَﻼَ ﻳَﻤَﺲَّ ﻣِﻦْ ﺷَﻌَﺮِﻩِ ﻭَﺑَﺸَﺮِﻩِ ﺷَﻴْﺌًﺎ

“Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian telah berniat untuk berqurban, maka janganlah ia memotong rambutnya dan kulitnya sedikitpun.” (HR. Muslim).

Dalam riwayat yang lain,

ﻓَﻼَ ﻳَﺄْﺧُﺬَﻥَّ ﻣِﻦْ ﺷَﻌْﺮِﻩِ ﻭَﻻَ ﻣِﻦْ ﺃَﻇْﻔَﺎﺭِﻩِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻀَﺤِّﻰَ

“Janganlah ia memotong rambutnya dan kuku-kukunya sedikitpun sampai ia menyembelih.” (HR. Muslim).

*2. Yang tidak berhaji* 

di sunnahkan berpuasa Arofah. 
*(Insya Allah hari Kamis, tgl 30 juli 2020)*

Sabda Rosulallah SAW:

ﺻِﻴَﺎﻡُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺮَﻓَﺔَ ﺃَﺣْﺘَﺴِﺐُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻥْ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻗَﺒْﻠَﻪُ ﻭَﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﻭَﺻِﻴَﺎﻡُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺎﺷُﻮﺭَﺍﺀَ ﺃَﺣْﺘَﺴِﺐُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻥْ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻗَﺒْﻠَﻪُ

“ Puasa satu hari Arafah *(tanggal 9 Dzulhijjah),* aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ *(tanggal 10 Muharram),* aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya. ” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).

*3. Sholat Idul Adha.*

Nb : Sunnah-Sunnah Di Hari Idul Adha

_1. Mandi. Dalilnya:_

ﺃﻥ ﺭﺟﻼ ﺳﺄﻝ ﻋﻠﻴﺎ ، ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ، ﻋﻦ ﺍﻟﻐﺴﻞ ، ﻓﻘﺎﻝ : ﻏﺘﺴﻞ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﺇﻥ ﺷﺌﺖ ، ﻗﺎﻝ : ﻻ ﺑﻞ ﺍﻟﻐﺴﻞ , ﻗﺎﻝ ﺍﻏﺘﺴﻞ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﺟﻤﻌﺔ ، ﻭﻳﻮﻡ ﺍﻟﻔﻄﺮ ، ﻭﻳﻮﻡ ﺍﻟﻨﺤﺮ ، ﻭﻳﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ

“Seorang lelaki bertanya kepada Ali radhiallahu’anhu tentang mandi, ia menjawab: ‘Mandilah setiap hari jika engkau mau’. Lelaki tadi berkata: ‘bukan itu, tapi mandi yang benar-benar mandi’. Ali menjawab: ‘Mandi di hari Jum’at, Idul Fitri, Idul Adha dan hari Arafah’ ” 
(HR. Al Baihaqi, dishahihkan Al Albani dalam Al Irwa 1/177)

_2. Memakai pakaian yang terbaik._

Sebagaimana diriwayatkan dari Nafi’:

ﺃَﻥَّ ﺍﺑْﻦَ ﻋُﻤَﺮَ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻠْﺒَﺲُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻌِﻴﺪَﻳْﻦِ ﺃَﺣْﺴَﻦَ ﺛِﻴَﺎﺑِﻪِ

“Ibnu Umar biasa mengenakan bajunya yang terbaik pada Idul Fitri dan Idul Adha ” 
(HR. Al Baihaqi 6143, dishahihkan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 2/510)

_3. Tidak makan hingga kembali dari sholat Ied._

Dalilnya hadits Buraidah:

ﻛﺎﻥ ﺭﺳﻮﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻻ ﻳﺨﺮﺝُ ﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻔﻄﺮِ ﺣﺘَّﻰ ﻳَﻄﻌَﻢ ، ﻭﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻨﺤﺮِ ﻻ ﻳﺄﻛﻞ ﺣﺘَّﻰ ﻳﺮﺟﻊَ ﻓﻴﺄﻛﻞَ ﻣﻦ ﻧَﺴِﻴﻜﺘِﻪِ

“Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga makan terlebih dahulu, dan tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau kembali dari sholat, lalu makan dengan daging sembelihannya ” (HR. Muslim 1308)

_4. Mengambil jalan yang berbeda ketika pergi sholat Ied._

Dalilnya hadits Jabir:

ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﻳﻮﻡ ﻋﻴﺪٍ ﺧﺎﻟَﻒَ ﺍﻟﻄﺮﻳﻖَ

“Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya ketika hari Ied mengambil jalan yang berbeda antara pulang dan pergi ” (HR. Bukhari 986)

*4. Ber Qurban.*

ﻓَﺼَﻞِّ ﻟِﺮَﺑِّﻚَ ﻭَﺍﻧْﺤَﺮْ

“ Sholatlah kepada Rabb-mu dan berqurbanlah ” (QS. Al Kautsar: 2)

ﻋَﻦْ ﺟَﺎﺑِﺮِ ﺑْﻦِ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﺷَﻬِﺪْﺕُ ﻣَﻊَ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﺍﻷَﺿْﺤَﻰ ﺑِﺎﻟْﻤُﺼَﻠَّﻰ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻗَﻀَﻰ ﺧُﻄْﺒَﺘَﻪُ ﻧَﺰَﻝَ ﻣِﻦْ ﻣِﻨْﺒَﺮِﻩِ ﻭَﺃُﺗِﻰَ ﺑِﻜَﺒْﺶٍ ﻓَﺬَﺑَﺤَﻪُ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻭَﻗَﺎﻝَ : )) ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﻫَﺬَﺍ ﻋَﻨِّﻰ ﻭَﻋَﻤَّﻦْ ﻟَﻢْ ﻳُﻀَﺢِّ ﻣِﻦْ ﺃُﻣَّﺘِﻰ )).

“Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdillah
radhiallahu ‘anhu bahwasanya dia berkata, “Saya menghadiri sholat ldul Adha bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di mushalla (tanah lapang). Setelah beliau berkhutbah, beliau turun dari mimbarnya dan didatangkan kepadanya seekor kambing. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelihnya dengan tangannya, sambil mengatakan: 
Dengan nama Allah. Allah Maha Besar. Kambing ini dariku dan dari orang-orang yang belum menyembelih di kalangan umatku”

*Semoga Alloh paring aman, selamat, lancar, manfaat dan barokah*
آمــــــــــــــين

Minggu, 19 Juli 2020

Pencerahan.

*Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh.*

Diinformasikan supaya diketahui bersama bahwa *Kepolisian Negara Republik Indonesia mulai tanggal 23 Juli s/d 05 Agustus 2020 selama 14 hari,* akan melaksanakan Operasi Kepolisian bidang lalu lintas  dengan *_sandi Ops  “ Patuh 2020 “_* yg akan dilaksanakan secara serentak di *seluruh Polda se Indonesia,* dengan sasaran penindakan adalah pelanggaran sbb :

*1. Pengendara sepeda motor yg tdk memakai helm*
*2. Pengemudi R4 yg tdk gunakan safety belt.* 
*3. Pengemudi yg membawa Ran melebihi kecepatan*
*4. Pengemudi ranmor yg melawan Arus* 
*5. Pengemudi yg msh dibawah umur*
*6. Pengemudi yang mabuk saat mengendarai ranmor* 
*7. Pengemudi yg menggunakan HP saat mengendarai kendaraan*
*8. Kendaraan yg menggunakan lampu Strobo, Rotator dan Sirine ( yg bukan peruntukanya ).*

*_Serta Pelanggaran yg berpotensi terjadinya Laka Lantas_*

*Mari Persiapkan diri dan Keluarga untuk Perlengkapan dan Kelengkapan Kendaraan anda, agar tidak terjaring dalam Operasi Lalu Lintas Patuh 2020 tersebut, akibat kelalain kita.*
 
*_Jadilah Pelopor keselamatan berlalu-lintas di jalan, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan._*
 
Selamat beraktivitas semoga selalu sukses dan lancar dan selalu dlm lindungan NYA.
Aamiin

Jumat, 17 Juli 2020

TEMAN BERGAUL YANG TERBAIK DAN SAUDARA YANG Hakiki.



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Saudaraku rahimakumulloh. Kita beriman, beramal sholeh, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran (QS. 103:1-3).

🌾🌾🌾
Al-Imam Maimun bin Mihran rahimahullah berkata,

وجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء 

"Ana dapati kebaikan hatiku dalam bermajelis bersama para ulama." [Jaami' Bayaanil 'Ilmi wa Fadlih, 1/221]

Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata,

أخوك من نصحك وذكرك ونبهك، وليس أخوك من غفل عنك وأعرض عنك وجاملك، ولكن أخاك في الحقيقة هو الذي ينصحك والذي يعظك ويذكرك، يدعوك إلى الله

"Saudara kita adalah yang menasihatimu, mengingatkanmu serta menegurmu, dan bukanlah saudaramu yang tidak memperhatikanmu, berpaling darimu serta menjilatmu, akan tetapi saudaramu yang hakiki adalah yang selalu menasihati kita, memberi wejangan kepadamu, mengingatkanmu serta mengajakmu kepada Alloh." [Al-Fatawa, 14/21]

Kita bersegera menuju ampunan Alloh (QS. 3:133) & Ibadah taqwa (QS. 2:21, QS. 59:18).

Al-'Allamah Ibnul 'Utsaimin rahimahullah berkata,

احرص على أن تصحب أناس أهل خير يرشدونك إذاغويت ويهدونك اذا ضللت ويذكرونك اذا نسيت ويعلمونك اذاجهلت

"Bersemangatlah dalam berteman dengan orang-orang baik, sholeh yang senantiasa membimbingmu apabila kita menyimpang, memberi petunjuk kepadamu apabila kita tersesat, mengingatkanmu apabila kita lupa, dan mengajarkanmu apabila kita belum tahu." [Syarhul Bukhari, 1/62]

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

مجلس دار القرآن والسنة
بارك الله فيكم
آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْن

From WA group. 

Rabu, 15 Juli 2020

HIDUP INI HANYA ANTARA ASTAGHFIRULLAH DAN Alhamdulillah.

كان الفقيه التابعي (بكر المزني) رحمه الله يمشي وأمامه رجل يعمل حطاب ويكرر أثناء مشيه ويقول : الحمد لله .. استغفر الله الحمد لله .. استغفر الله.

فقال له الفقيه : ألا تجيد غيرها ؟

فقال الحطاب : بلى ، فإني أحفظ القرآن ، وأعلم الكثير ولكن المرء لا يزال يتقلب بين ذنب أو نعمة وأنا أستغفر الله من الذنب وأحمده على النعمة.

فقال الفقيه : جهل بكر وعلم الحطاب.

Adalah seorang Ahli Fiqh (Faqih) dari kalangan Tabi'in bernama Bakr Al Muzanny RahimahuLLAAH sedang berjalan..

Dan di depannya seorang pengumpul kayu yang sambil berjalan mengulang2 kalimat : AlhamduliLLAAH.. AstaghfiruLLAAH.. AlhamduliLLAAH.. AstaghfiruLLAAH..

Lalu berkata sang Faqih : Tidakkah kamu mempunyai selain dua kalimat itu..?

Maka berkata sang penebang kayu : Ada, bahkan saya hafal seluruh Al Qur'an, dan mengetahui berbagai macam doa dan Dzikir..

Tetapi bukankah manusia itu hanya berjalan antara 2 hal saja, yaitu antara dosa yang dilakukannya dan nikmat yang diterimanya, maka saya ingin terus memohon ampun atas dosa saya dan bersyukur atas nikmat yang diberikan pada saya..

Maka berkata Sang Faqih : Sungguh jahil (bodoh) Bakr ini dan sungguh alim sang pengumpul kayu itu..

Hiduplah seperti akar...
yang rela memberikan segalanya
meski kadang sang pohon tak pernah melihat nya

Hiduplah seperti akar
yang memberi tanpa tapi, dan tak pernah meminta kembali,

Hiduplah seperti akar
yang menjadi peran utama
meskipun tak pernah ada yang memuji nya

Hiduplah seperti akar 
yang menjadi penyebab setiap kebaikan
meskipun tak pernah ada yang memberikan penghargaan.

beliau Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:

خير الناس أنفعهم للناس

"Sebaik-baiknya Seseorang diantara kalian adalah yang paling bermanfaat terhadap yang lainnya"

Duhai saudaraku. Siapapun engkau, dimanapun engkau.

Jadilah manfaat bagi sesama
yang rela berbagi, dan ikhlas memberi.
yang hadirnya menggembirakan 
dan ketiadaanya dirindukan.
Sayyidina Ali RA  berkata:
 
خالِطُوا الناسَ مخالطةً إن عِشْتُمْ معها حَنَّوا إليكم وإن متُّم مَعَها بَكوا عليْكم

Pergaulilah manusia dgn pergaulan, jika kau hidup dengannya engkau akan menjadi kerinduan mereka, jika kau mati akan menjadi tangisan mereka.

jika engkau tak mampu menjadi akar yang pohonnya menghasilkan banyak buah 
Maka jadilah akar yang menopang pohon yang memberi keteduhan bagi yang lelah.

jika tak mampu menjadi akar bunga yang memberikan keharuman bagi dunia 
maka jadilah akar rumput yang mengenyangkan hewan—hewan peternak.

إن لمْ تكُن وَرْدا فلاَ تكُن شوْكا

Jika kau tak mampu menjadi bunga, maka jgn lah menjadi duri.

Semoga  bermanfaat.🙏🏼

Copy From WA group. 

Selasa, 14 Juli 2020

Inilah Cara Mengurus Mutasi Kendaraan.


Memiliki kendaraan bermotor tentu harus disertai dengan surat-menyurat yang lengkap sesuai dengan daerah domisili. Lalu bagaimana jika membeli kendaraan bekas yang berasal dari daerah lain ? Tentu saja harus didaftarkan ulang sesuai dengan daerah domisili yang baru. Inilah yang disebut dengan mutasi kendaraan. Jangan khawatir, caranya cukup mudah. Hal yang perlu diperhatikan yaitu syarat dan tata cara melakukan mutasi kendaraan. Divisi Humas Mabes Polri memberikan sosialisasi mengenai hal ini. Syarat yang harus dipenuhi adalah :
1. Membawa BPKB dan STNK
2. Data cek fisik kendaraan, bisa diperoleh dikantor samsat terdekat.
3. Membawa kuitansi jual beli dengan materai Rp.6000
4. KTP domisili yang akan dituju.


Khusus untuk perusahaan atau badan hukum : Foto copy akta pendirian perusahaan, keterangan domisili, surat kuasa bermeterai dan ditandatangani pimpinan serta stempel badan hukum yang bersangkutan.

Untuk intansi pemerintah (termasuk BUMN dan BUMD ), lampirkan surat tugas atau surat kuasa bermeterai cukup dan ditandatangani oleh pimpinan serta dibubuhi cap intansi yang bersangkutan.

Cara mengurus mutasi kendaraan :

1. Melapor ke Samsat (sesuai pelat nomor yang terdaftar sebelumnya).
2. Menyerahkan BPKB dan KTP daerah yang dituju ke bagian loket mutasi.
3. Cek fisik (gesek nomor rangka dan mesin) membayar sejumlah biaya.
4. Menyerahkan fotokopi BPKB, STNK, KTP, masing-masing rangkap dua ke bagian mutasi.
5. Membayar biaya mutasi ke bagian fiskal.
6. Kembali Ke bagian mutasi, lalu membayar biaya cabut berkas dari Samsat yang lama.
7. Sementara menunggu berkas keluar, pemilik kendaraan akan mendapatkan surat jalan sementara.
8. Setelah berkas keluar, lapor ke Samsat daerah tujuan untuk menyerahkan berkas-berkas yang diterima ke bagian mutasi.
9. Cek fisik kembali dan membayar sejumlah biaya.
10. Samsat akan cek silang ke Polda setempat bila mutasi lintas provinsi.
11. Menunggu STNK dan pelat nomot yang baru dalam jangka waktu tertentu.
13. Sesuai waktu yang ditentukan, kembali ke Samsat untuk mengambil STNK dan pelat nomor baru, lalu membayar sejumlah biaya untuk pajak, STNK, pelat nomor, dan penulisan BPKB).
14. Mengambil BPKB yang telah di-update.

Cukup mudah bukan ? Cobalah mengurus sendiri, hindari calo !

Sumber : Kompas Otomotif

Senin, 13 Juli 2020

Ini dia penjelasan kenapa Pantai Selatan sering menelan korban jiwa.

Mendengar kata pantai selatan maka yang terbayang adalah sebuah pantai penuh mistis dengan legenda "nyi loro kidul ". Wisatawan yang berkunjung kesana seringkali mengalami kecelakaan karena terseret ombak besar. Hal ini dipercaya karena dendam Ratu Penguasa Pantai Selatan. Sebagian besar korban adalah wisatawan domestik berusia muda antara 15 - 28 tahun. Ombak laut pantai selatan memang terkenal ganas dan muncul tiba-tiba.
Seringkali muncul pertanyaan, apa penyebab terjadinya kecelakan tersebut ? Benarkah hal itu disebabkan oleh mahluk gaib ? Bagaimana cara mencegahnya ?

Menurut petugas penjaga pantai setidaknya ada tiga faktor penyebab terjadinya musibah
itu. Pertama wisatawan tidak mematuhi rambu-rambu larangan berenang yang dipasang oleh petugas. Kurangnya jumlah petugas penjaga pantai. Peralatan dan perlengkapan yang tidak memadai untuk mengawasi pantai.

Diambil Nyi Loro Kidul

Perihal musibah itu, penduduk setempat mempunyai jawaban sederhana, yakni para korban dipilih oleh Nyi Loro Kidul sebagai tumbal Laut Selatan. Menurut kepercayaan mereka, para korban mungkin keturunan selir Prabu Siliwangi yang akan dijadikan budak atau balatentara Ratu Laut Selatan. Itu sebabnya korban biasanya masih muda belia.

Boleh percaya boleh tidak. Namun, legenda Penguasa Laut Selatan itu hidup secara turun-temurun di sanubari masyarakat Pulau Jawa, khususnya kaum nelayan dan penduduk sepanjang pantai selatan Pulau Jawa (di tengah masyarakat itu terdapat banyak versi yang berkaitan dengan legenda Penguasa Laut Selatan - Red). Menurut legenda masyarakat pesisir selatan Jawa Barat, Nyi Loro Kidul adalah penjelmaan dari Putri Kadita, salah satu putri tercantik Prabu Siliwangi.

Syahdan pada masa Prabu Siliwangi memerintah di Kerajaan Pajajaran, ia memiliki seorang permaisuri cantik dan sejumlah selir. Suatu ketika sang permaisuri melahirkan anak perempuan cantik pula, bahkan melebihi kecantikan ibundanya. Ia dinamai Putri Kadita, putri nan cantik jelita.

Kebaikan hati dan kecantikan Putri Kadita menimbulkan rasa iri para selir yang takut tersisih dari hadapan Prabu Siliwangi. Mereka bersekongkol menghancurkan kehidupan Putri Kadita dan ibunya. Keduanya diguna-guna hingga menderita sakit kulit yang sangat parah di sekujur tubuh. Di bawah pengaruh sihir para selir, Prabu Siliwangi pun mengusir keduanya dari keraton karena dikhawatirkan mereka akan mendatangkan malapetaka bagi kerajaan.

Dalam kondisi mengenaskan, Putri Kadita dan ibunya pergi tanpa tujuan yang jelas. Sang permaisuri tewas dalam pengembaraan, sedangkan Putri Kadita terus berjalan ke selatan sampai akhirnya tiba di sebuah bukit terjal di Pantai Karanghawu dengan deburan ombak dahsyat dan pemandangan alam yang indah. Karena amat kelelahan, Putri Kadita tertidur pulas.

Dalam tidur ia bermimpi bertemu dengan orang suci yang menasihati agar sang putri menyucikan diri dengan melompat ke laut untuk mendapatkan kesembuhan, mengembalikan kecantikannya, sekaligus beroleh kekuatan supranatural untuk membalas penderitaan yang dia alami.

Begitu terbangun, tanpa ragu Putri Kadita melompat dari tebing curam ke tengah gulungan ombak, dan tenggelam ke dasar Laut Selatan. Mimpinya pun menjadi kenyataan. Selain sembuh dan kembali cantik, ia juga beroleh kekuatan supranatural serta keabadian. Namun, sang putri harus tetap bersemayam di Laut Selatan. Sejak itu ia menjelma menjadi Nyi Loro Kidul (loro = derita, kidul = selatan), sang Ratu Penguasa Laut Selatan. Konon banyak nelayan yang secara tidak terduga (bahasa Sunda: kawenehan) melihat sosok putri cantik jelita yang tiba-tiba muncul dari balik gulungan ombak.

Dengan kekuatan supranaturalnya Nyi Loro Kidul acap membalas dendam atas penderitaan yang pernah dia alami dengan meminta korban, khususnya keturunan para selir Prabu Siliwangi yang pernah menyakitinya. Benarkah demikian? Entahlah.

Untuk meredam kemarahan Nyi Loro Kidul, setiap 6 April nelayan Pelabuhanratu melakukan Upacara Laut berupa persembahan kepala kerbau dan sesaji lain. Tujuannya, agar mendapat keselamatan, perlindungan, dan hasil tangkapan ikan yang melimpah. Sebagai upaya melestarikan legenda itu, Samudera Beach Hotel di Pelabuhanratu pun menyediakan kamar khusus bernomor 308 sebagai tempat peristirahatan sang Ratu.

Gabungan gelombang

Sudut pandang ilmiahnya tentu saja tidak seperti cerita di atas. Bila disimak, kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa lebih banyak terjadi di pantai landai berpasir dibandingkan dengan pantai terjal berbatu. Ini dapat dipahami mengingat wisatawan yang berenang umumnya terkonsentrasi di kawasan pantai landai berpasir. Sedangkan mereka yang berkunjung di pantai terjal berbatu biasanya tidak berani berenang, hanya bersantai ria sambil menikmati panorama pantai dari ketinggian.

Mengapa justru pantai landai berpasir yang sering meminta korban jiwa? Dengan analisis melalui pendekatan ilmu kebumian (geologi) dapat ditafsirkan, penyebab utama kecelakaan itu adalah kombinasi antara gulungan ombak dan seretan arus. Untuk itu perlu diketahui terlebih dahulu karakter ombak, konfigurasi dasar laut, dan mekanisme interaksi kedua faktor itu.

Karakter ombak laut (wave) di pesisir selatan Pulau Jawa, mulai dari pesisir Blambangan di Jawa Timur hingga Ujung Kulon di Propinsi Banten, umumnya berenergi tinggi dengan ombak besar. Ini karena pantai berbatasan langsung dengan laut lepas. Berdasarkan teori, ada tiga faktor pemicu terjadinya ombak, yaitu arus pasang-surut (swell), angin pantai (local wind), dan pergeseran (turun-naik) massa batuan di dasar samudera.

Di pantai selatan Pulau Jawa, kombinasi antara gelombang pasang surut dan angin lokal yang bertiup kencang, khususnya saat musim Barat, akan menimbulkan ombak besar. Di tempat-tempat tertentu, penggabungan (interference) antara gelombang swell dengan gelombang angin lokal - misalnya di Cimaja, Pelabuhanratu, atau di Karangbolong, Surade - dapat terbentuk ombak setinggi 2 - 3 m. Jenis ombak lain yang sangat berbahaya di Pantai Selatan adalah gelombang tsunami. Gelombang ini dipicu oleh pergeseran naik-turunnya massa batuan di dasar samudera. Interaksi antara ketiga jenis gelombang (swell, gelombang angin lokal, dan tsunami) itu diyakini dapat menghasilkan gelombang dahsyat yang tiba-tiba datang menyapu pantai.

Bentuk morfologi dasar laut di sejumlah lokasi Pantai Selatan juga sangat memungkinkan terjadinya hempasan gelombang dahsyat ke pantai yang sekaligus memicu terjadinya arus seretan.

Sebagai pantai yang mengalami pengangkatan (uplifted shoreline) dengan proses abrasi cukup kuat, profil pantai selatan umumnya memiliki zone pecah gelombang (breaker zone) dekat garis pantai. Akibatnya, zone paparan (surf zone) menjadi sempit. Bila terjadi interferensi gelombang, maka atenuasi ombak akan terjadi sehingga membentuk gelombang besar. Karena daerah paparannya sempit, meski gelombang akan pecah di zone pecah gelombang, hempasan ombaknya masih dapat menyapu pantai dengan energi cukup kuat.

Sistem arus di pantai dipicu oleh hadirnya arus di lepas pantai (coastal current) sebagai akibat sirkulasi air laut global. Dalam pergerakannya arus lepas pantai mengalami perubahan arah (deviasi) menjadi arus sejajar pantai (longshore current) akibat adanya semenanjung dan teluk.

Arus balik (rip current) menuju laut sering muncul di teluk akibat arus sejajar pantai yang berlawanan. Kekuatan arus balik ini akan bertambah bila dasar laut memiliki jaringan parit dasar laut (runnel atau trough). Jaringan parit merupakan saluran tempat kembalinya sejumlah besar volume air yang terakumulasi di pantai, khususnya di zone paparan dan zone pasang surut (swash) ke laut.

Arus balik tidak bergerak di permukaan karena pergerakannya terhalang hempasan ombak yang datang terus-menerus. Arus balik ini diperkirakan menjadi penyebab utama tewasnya korban yang sedang berenang di pantai. Karena selain memiliki daya seret kuat, arah gerakannya pun bersifat menyusur dasar laut menuju tempat yang lebih dalam.

Terjepit celah karang

Secara rekonstruktif diperkirakan, peristiwa terseretnya korban yang sedang berenang, diawali dengan hempasan dan gulungan ombak cukup kuat sehingga arus putar (turbulence current) pecahan ombak membuat korban terpental ke dasar laut. Hantaman ombak menyebabkan kepanikan sehingga koordinasi gerak tubuh menjadi kacau. Benturan kepala dengan benda keras pun dapat terjadi.

Akibatnya, korban tak sadarkan diri. Pada saat bersamaan arus balik langsung menyeret korban melalui jaringan parit dasar laut. Dalam waktu relatif singkat ia akan kehilangan kesadaran karena terjadi perubahan tekanan air laut secara tiba-tiba. Korban dengan cepat kehilangan panas tubuh (hipotermia), dan akhirnya tewas.

Bila di lokasi pantai landai berpasir banyak terumbu karang yang telah mati atau batuan keras menjorok ke laut - seperti di Karanghawu, Cisolok - potensi jatuh korban jiwa akan bertambah, karena jaringan parit dasar laut dapat terbentuk di celah-celah karang. Pada beberapa kasus, korban terseret arus balik kemudian terjepit di antara celah-celah karang. Tubuh korban pun tidak muncul kembali ke permukaan.

Ada beberapa hal penting yang dapat dilakukan. Untuk kepentingan pariwisata, legenda Nyi Loro Kidul tetap perlu dilestarikan, karena merupakan salah satu daya tarik budaya berbau mistik yang cukup disenangi wisatawan (domestik). Namun, perlu diusulkan penambahan petugas dan peralatan untuk penjaga pantai, khususnya di kawasan rawan kecelakaan. Pelaksanaannya dapat dilakukan melalui kerja sama dengan pengusaha, Lembaga Swadaya Masyarakat, pihak keamanan, dan sebagainya.

Dalam jangka panjang, dapat dilakukan suatu studi rinci di beberapa kawasan untuk mengidentifikasi faktor-faktor alam penyebab kecelakaan pantai secara terpadu dan multidisiplin ilmu. Misalnya, melakukan pemetaan batimetri dasar laut sekitar pantai, lengkap dengan jaringan parit bawah lautnya. Informasi itu selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya wisatawan, melalui media komunikasi tertulis (leaflet) maupun media elektronik (radio, TV, Internet).

Tag

Kekayaan sejati (10) Taqwa (8) ahlaq. (8) Puasa (6) bersyukur (5) Al-Quran (4) Pesan (4) ikhlas (4) istighfar (4) muhasabah (4) Bulan Dzulhijjah (2) Pencerahan (2) Rezeki (2) Sahabat (2) Sombong (2) Urusan Akhirat (2) pendidikan (2) persaudaraan (2) polri (2) renungan (2) teroris (2) Al-Faatihah (1) Alhamdulillah (1) Allah (1) Berbagi Kebahagiaan (1) Berpikir kritis (1) Covid-19 (1) Dirgahayu Republik Indonesia (1) GPU (1) Generasi durhaka (1) Hagia Sophia (1) Hewan beracun (1) Jangan cuek (1) Kendaraan bermotor (1) Lembaga Anti Rasuah (1) MODUS PELEMPARAN TELUR (1) Mencuri (1) Musibah (1) Overclocking (1) PSBB DKI (1) Pantai Selatan (1) Pekan puasa (1) Ragam Tunas Lampung (1) Rene Descartes (1) SAW (1) Sholat (1) Suku lingon (1) Syawal (1) Ust. Arifin Ilham (1) Valentino Rossi (1) Video Pencerahan (1) Yaumul Hisab (1) ahlaq (1) akhir (1) akuntabilitas (1) american movil (1) angkuh (1) apbn (1) astagfirullah (1) azab (1) bapenas (1) bersikap kritis (1) bill gates (1) bung hatta (1) bung karno (1) bung syahrir (1) carlos slim helu (1) clock (1) cpu (1) densus 88 (1) dosen (1) draf ruu perkawinan 2010 (1) dulmatin (1) evaluasi (1) forbes (1) hari raya idul fitri (1) herbal (1) ilahi (1) iman (1) indonesia (1) kabareskrim (1) kantor urusan agama (1) laksmi mittal (1) lembaga anti korupsi (1) mark elliot zuckerberg (1) mayjen tni soeharto (1) menkum dan ham (1) microsoft (1) national pride (1) ngopi (1) peduli (1) pelabuhan ratu (1) pembunuhan (1) proklamator (1) ram (1) ramadhan (1) ramuan (1) rekening ghaib (1) samsat (1) soekarno (1) supersemar (1) susno duaji (1) syafaat (1) ujian nasional (1) umar patek (1) umsu (1) un (1) warrent buffet (1) windows (1)