Ads

Jumat, 05 Juni 2020

*Empat Golongan Manusia yang Haram Disentuh Api Neraka..*


Neraka diciptakan bagi mereka yang tidak patuh terhadap perintah Allah Swt. dan selalu melakukan perbuatan maksiat. Di dalam neraka, para pendosa akan disiksa dengan api neraka yang sangat panas. Semua perbuataan buruk mereka selama di dunia akan mendapatkan balasannya di neraka.

Setiap orang yang beriman pasti mendambakan untuk bisa masuk surga. Namun celaka atau tidaknya kita di akhirat kelak tergantung dari amal perbuatan kita selama hidup di dunia ini.

Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda bahwa ada beberapa golongan manusia yang haram disentuh oleh api neraka, sebagaimana hadis berikut ini:

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Maukah kalian aku tunjukkan orang yang haram baginya tersentuh api neraka?” Para sahabat bertanya, “Mau, wahai Rasulullah!” Beliau menjawab: “Orang yang Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl.” (HR. At-Tirmidzi & Ibnu Hibban).

Berikut inilah poin-poin penjelasan dari hadis tersebut.

*1. Hayyin*

Pengertian orang yang hayyin dalam hadis ini adalah orang yang tidak mudah marah dan penuh pertimbangan dalam setiap keputusan yang diambilnya. Dia juga tidak suka memaki kekurangan dan keburukan orang lain, Jiwanya pun sangat tenang dan teduh.

*2. Layyin*

Layyin ialah orang yang memiliki karakter sifat santun dan baik dalam tutur perkataannya. Lemah lembut dan tidak suka kasar serta selalu berbuat kebaikan untuk sesama manusia. Tidak mudah marah jika berbeda pendapat.

*3. Qarib*

Sifat qarib dapat diartikan ialah orang yang memiliki sifat murah senyum, ramah dan akrab terhadap sesama. Dia memiliki wajah yang berseri-seri dan selalu menebar salam.

*4. Sahl*

Karakteristik sifat sahl dalam hadis ini ialah orang yang tidak mempersulit sesuatu, tidak suka berbelit-belit, tidak suka menyusahkan orang lain dan selalu membantu memecahkan permasalahan orang lain.

Intinya, mereka orang yang haram tersentuh api neraka adalah mereka yang selalu menjaga hubungan baik dengan Allah (hablumminallah) dan hubungan baik dengan manusia (hablumminannaas).

Dalam hati orang yang beriman seharusnya sudah tidak menyimpan lagi perasaan dendam, iri dan dengki terhadap sesama..

Wallahu a'lam bisshowab..

From WA group. 

Senin, 25 Mei 2020

SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI - 1 Syawal 1441 H.





*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم*  
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

*SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI* - 1 Syawal 1441 H. 
Minal Aidin Wal Faa'idziin
*Mohon Maaf Lahir & Bathin.* 
*ﺗَﻘَﺒَّﻞَ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻣِﻨَّﺎ ﻭَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﻤَﻨَﺎ ﻭَ ﺻِﻴَﻤَﻜُﻢْ ﻛُﻞُّ ﻋَﺎﻡٍ ﻭَ ﺃَﻧْﺘُﻢْ ﺑِﺨَﻴْﺮ*
Semoga amal ibadah kita selama ini diterima *ALLAH SWT*.
*آمــــــــــــــين*.
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

🙏☺️

Minggu, 24 Mei 2020

KEUTAMAAN PUASA 6 HARI SYAWAL


Dari Abu Ayyub Al Anshari radhiyallahu 'anhu, bahwa ia telah menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

 *"Barangsiapa yang berpuasa Ramadlan kemudian diiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka yang demikian itu seolah-olah IA BERPUASA SEPANJANG MASA."*

(HR. Shahih Muslim no.1984 Kitab : Shiyam)

Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda :

 *"Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka IA TELAH MENYEMPURNAKAN PUASA SETAHUN PENUH."* 

Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.

(HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

*JADWAL SHOLAT WILAYAH JAKARTA & SEKITARNYA* 
Senin, 25 Mei 2020/2 Syawal 1441 H

SUBUH                   :   04.36
SYURUQ                 :   05.52
DHUHA                   :  06.21
ZUHUR                   :   11.53
ASHAR                    :  15.14
MAGRIB                  :  17.47
ISYA                         :  19.00
(sumber: bimasislam.kemenag.go.id)

From WA group. 

Jumat, 22 Mei 2020

4 JALAN KEBAHAGIAAN



_*Assalamu alaikum*_

_*SEMANGAT PAGI*_🙏🏻😊🇮🇩👇

*MUHASABAH*

ALKISAH..
Seorang pemuda mendatangi seorang Guru bijak yang tinggal di sebuah desa yang begitu damai. Setelah menyapa dengan santun, si pemuda menyampaikan maksud dan tujuannya.
_“Guru, saya menempuh perjalanan jauh ini sesungguhnya untuk menemukan jawaban, bagaimana caranya membuat diri sendiri selalu gembira dan bahagia serta sekaligus bisa membuat orang lain selalu gembira?”_

Sesaat, si Guru menatap sambil menilai kesungguhan raut wajah rupawan di hadapannya.
_”Anak muda, terus terang Guru terkejut mendapat pertanyaan seperti itu. Seusiamu punya keinginan begitu, sungguh tidak biasa._
_Baiklah, untuk memenuhi keinginanmu agar kamu bisa selalu gembira dan membuat orang lain juga gembira, maka Guru akan memberimu empat kalimat,”_ kata si Guru.

_”Pertama, _anggap dirimu sendiri seperti orang lain! Kamu mengerti kalimat pertama ini?”_

Si pemuda dengan gembira menjawab,
_”Saya coba jawab ya Guru, tapi tolong dikoreksi jika salah._
_Jika saya bisa menganggap diri saya seperti orang lain, maka saat saya menderita, sakit dan sebagainya, dengan sendirinya perasaan sakit itu akan jauh berkurang. Begitu juga sebaliknya, jika saya mengalami kegembiraan yang luar biasa, dengan menganggap diri sendiri seperti orang lain, maka kegembiraan itu tidak akan membuatku lupa diri. Apakah betul Guru?”_

Si Guru mengangguk-angguk.
_“Kalimat kedua, anggap orang lain seperti dirimu sendiri!”_

Pemuda itu terlihat berpikir sejenak.
_”Dengan menganggap orang lain seperti diri kita, maka saat orang lain sedang tidak beruntung, kita bisa berempati, bahkan mengulurkan tangan untuk membantu. Kita juga bisa menyadari akan kebutuhan dan keinginan orang lain. Berjiwa besar serta penuh toleransi. Betul Guru?”_

Si Guru kembali mengangguk-angguk.
_“Kalimat ketiga, anggap orang lain seperti mereka sendiri!”_

Si anak muda terlihat kembali berpikir.
Tak lama, ia mengutarakan pendapatnya,
_”Kalimat ketiga ini menunjukkan bahwa kita harus menghargai privacy orang lain, sehingga kita tidak perlu saling menyerang wilayah dan menyakiti orang lain. Setiap orang berhak menjadi dirinya sendiri.”_

_”Bagus, bagus sekali!”_ kata si Guru.
_“Nah, sekarang kalimat keempat, anggap dirimu sebagai dirimu sendiri! Kalimat yang terakhir ini memang sesuatu yang tidak biasa. Karena itu, renungkan baik-baik,”_ kata si Guru.

Sampai beberapa waktu, pemuda itu tampak kebingungan. Wajahnya berkerut, tanda bahwa ia berusaha mencari arti dari kalimat sang Guru.
Maka, ia pun menjawab,
_“Kalimat ini meminta kita untuk menemukan keberadaan jati diri kita sendiri._
_Tapi Guru, setelah memikirkan keempat kalimat tadi, saya merasa ada ketidakcocokan, bahkan ada yang kontradiktif. Bagaimana caranya saya bisa merangkum keempat kalimat tersebut menjadi satu? Dan, perlu waktu berapa lama untuk mengerti semua kalimat Guru sehingga aku bisa selalu gembira dan sekaligus bisa membuat orang lain juga gembira?”_

Spontan, si Guru menjawab,
_”Mudah. Renungkan dan gunakan waktumu seumur hidup untuk belajar dan mengalaminya sendiri.”_

Sahabat yang Luar Biasa,

Keempat kalimat tadi, yakni:
_*1. Anggap dirimu seperti orang lain;*_
_*2. Anggap orang lain seperti dirimu;*_
_'3. Anggap orang lain seperti mereka;*_
_*4. Anggap dirimu sebagai dirimu sendiri;*_

memang bukan sesuatu yang mudah untuk dimengerti, apalagi dipraktikkan. Sebagai makhluk sosial, kita dituntut untuk belajar mencintai kehidupan dan belajar berinteraksi dengan manusia lain di muka bumi ini. Selama kita mampu menempatkan diri, tahu dan mampu menghargai hak-hak orang lain, serta mengerti pula keberadaan jati diri sendiri di setiap jenjang proses kehidupan, maka kita akan menjadi manusia yang lentur. Dengan begitu, ke mana pun kita bergaul akan mendapat tempat dan selalu memberikan kehangatan, kedamaian, kegembiraan. Sehingga, kebahagiaan hidup akan muncul secara alami…… Insya Allah !

*_Tidak masalah berapa kali kita gagal._* *_Tidak penting berapa kali kita hampir berhasil._* *_Kecewa karena gagal itu jauh lebih baik dari pada menyesal tanpa melakukan sesuatu._*
*_Yang perlu kita lakukan hanyalah belajar dari kegagalan itu._*
*_Dan dari orang orang disekitar kita. Dan yakin kalau kitapun bisa bangkit._* *_Jangan takut dengan kegagalan karena jalan menuju kesuksesan adalah dengan selalu mencoba, setidaknya satu kali lagi._* *_Dan ketika kita mencapainya. Semua yang tidak tau kisahmu, hanya bisa berkata betapa beruntungnya anda._*

*TUJU DAN RAIH RIDHA ALLAH DENGAN BAHAGIA DAN MEMBAHAGIAKAN.*

From WA group. 

Kamis, 21 Mei 2020

*PERIHAL SEDEKAH

Assalamu'alaikum ww... Kisah inspiratif..

Alkisah seorang Pengemis Mengetuk pintu Rumah Rasulullah SAW

Pengemis itu berkata: 
“ saya pengemis ingin meminta sedekah dari Rasulullah."

Rasulullah bersabda: 
“ Wahai Aisyah berikan baju itu kepada pengemis itu".

Sayyidah Aisyah pun melaksanakan perintah Nabi... 

Dengan hati yang sangat gembira, pengemis itu menerima pemberian beliau, dan langsung pergi ke pasar serta berseru di keramaian orang di pasar: 
" Siapa yang mau membeli baju Rasulullah? ".

Maka dengan cepat berkumpullah orang-orang, dan semua ingin membelinya.

Kemudian ada seorang kaya namun buta yang mendengar seruan tersebut, lalu menyuruh budaknya agar membelinya dengan harga berapapun yang diminta, dan ia berkata kepada budaknya:
 “ jika kamu berhasil mendapatkannya, maka kamu merdeka”. 

Akhirnya budak itupun berhasil mendapatkannya. 
Kemudian diserahkanlah baju itu pada tuannya yang buta tadi.

Alangkah gembiranya si buta tersebut, dengan memegang baju Rasulullah itu, orang buta tersebut kemudian berdoa dan berkata: 
“ Yaa Rabb dengan hak Rasulullah dan berkat baju yang suci ini, kembalikanlah pandanganku... ".

Masyaa Allah...
dengan izin Allah, spontan orang tersebut dapat melihat kembali.

Keesokan harinya, iapun pergi menghadap Rasulullah dengan penuh gembira dan berkata: 
“ Wahai Rasulullah... pandanganku sudah kembali dan aku kembalikan baju anda sebagai hadiah dariku... ".

Sebelumnya orang itu menceritakan kejadiannya sehingga Rasulullah pun tertawa hingga tampak gigi gerahamnya, padahal biasanya Rasulullah jarang sekali tertawa... 

Kemudian Rasulullah bersabda kepada Sayyidah Aisyah: 
“ Perhatikanlah baju itu wahai Aisyah, dengan izin dan berkahNya, ia telah mengkayakan orang yang miskin, menyembuhkan yang buta, memerdekakan budak dan kembali lagi kepada kita."

Masya Allah ...

Al-Imam as-Suyuti menyebutkan dalam salah satu kitabnya bahwa pahala shadaqoh itu ada 5 macam:

أَنَّ ثَوَابَ الصَّدَقَةِ خَمْسَةُ أَنْوَاعٍ : وَاحِدَةٌ بِعَشْرَةٍ وَهِيَ عَلَى صَحِيْحِ الْجِسْمِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِيْنَ وَهِيَ عَلَى الْأَعْمَى وَالْمُبْتَلَى ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةٍ وَهِيَ عَلَى ذِي قَرَابَةٍ مُحْتَاجٍ ، وَوَاحِدَةٌ بِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى الْأَبَوَيْنِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى عَالِمٍ أَوْ فَقِيْهٍ اهـ
(كتاب بغية المسترشدين)

" Sesungguhnya pahala bersedekah itu ada lima kategori :

1) Satu dibalas sepuluh (1:10) yaitu bersedekah kepada orang yang sehat jasmani.

2) Satu dibalas sembilan puluh (1:90) yaitu bersedekah terhadap orang buta, orang cacat atau tertimpa musibah, termasuk anak yatim dan piatu.

3) Satu dibalas sembilan ratus (1:900) yaitu bersedekah kepada kerabat yang sangat membutuhkan.

4) Satu dibalas seratus ribu (1: 100.000) yaitu sedekah kepada kedua orangtua.

5) Satu dibalas sembilan ratus ribu (1 : 900.000) yaitu bersedekah kepada orang yg alim atau ahli fiqih.

[Kitab Bughyatul Musytarsyidin].

Wallahu a'lam bish-shawab..

Semoga Allah SWT mendekatkan kita hari ini dengan segala kebaikan yang ada di dalamnya dan memudahkan kita untuk bermurah hati, suka bersedekah dengan ikhlas...

*_SEMOGA MENJADI  INSPIRASI DALAM BERSODAQOH_*

From WA group. 

Selasa, 19 Mei 2020

_Perbaiki Saat-saat Akhir_


إذا لم نحسن الاستقبال فلنحسن الوداع
Jika kita belum mampu menyambut kedatangan dengan baik,maka kita persiapkan perpisahan ini dengan baik.
Salafus Sholeh ra berkata:

العبرة بكمال النهايات لا بنقص البدايات
“Yang menjadi pedoman itu adalah akhir yang sempurna, bukan permulaan yang penuh kekurangan.”
Sabda Nabi ﷺ:

« وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ »
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung akhir (penghujung nya).” 
( HR.Imam Bukhori 6607)

Al-Hasan Al-Bashri ra berkata:

أحسن فيما بقي يغفر لك ما مضى
 فاغتنم ما بقي فلا تدري متى تدرك رحمة الله ربما تكون في آخر ساعة من رمضان
“Perbaikilah hari-hari yang tersisa ini semoga Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu...
Gunakan kesempatan yang tersisa ini karena kamu tidak tahu kapan kamu akan mendapati rahmat ALLAH
bisa jadi rahmat itu turun di saat akhir bulan Ramadhan ini...”
اللَّـهُـمَّ اخْـتِـمْ لَـنَا رَمَـضَانَ بِالْغُـفْـرَانِ وَالْعِـتْـقِ مِنَ النِّـيرَانِ 
Yaa Allah tutuplah Romadhan kami ini dengan ampunan dan terbebas dari siksa neraka

*Selamat Semangat Ibadah diakhir Ramadhan Semoga Allah menguatkan dan menerima amal baik kita semua Aamiin*

From WA group. 

Senin, 18 Mei 2020

"PSBB, MELUASKAN KESEMPATAN BACA QUR'AN DIRUMAH"


✍️   Kita semua harus menyadari bahwa ; dunia itu merupakan  jalan menuju kehidupan yang hakiki, yaitu akhirat. Oleh karena itu kita semua harus mematuhi segala rambu-rambu hidup yang telah diberikan oleh Allah swt. Sebagai contoh jika kita ingin pergi, maka kita harus mematuhi setiap rambu-rambu yang ada di jalan.  Sedangkan rambu-rambu dalam hidup adalah Al-Qur’an.

✍️   Ada beberapa tujuan Allah swt menurunkan Al-Qur’an, diantaranya adalah sebagai :

👉   Rambu-rambu. 
هذا بيان للناس وهدى وموعظة للمتقين

”  (Al Qur’an) ini adalah rambu-rambu bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.( QS. Ali-Imran: 138).

Pada ayat di atas menjelaskan, bahwa Al-Qur’an itu adalah  بيان للناس penerang/ rambu-rambu  hidup manusia. Jika dalam perjalanan hidup kita ingin selamat sampai pada tujuan, maka kita harus mematuhi rambu-rambu yang ada dalam Al-Qur’an.  Jika Al-Qur’an memberi rambu-rambu hijau atau hukumnya wajib, maka kita harus melaksanakan. Dan jika Al-Qur’an memberikan rambu-rambu merah atau hukumnya haram, maka kita dilarang melanggarnya.

👉   Petunjuk. 
Selain itu, ayat di atas juga menjelaskan, bahwa Al-Qur’an itu sebagai    وهدى yang artinya petunjuk. Sebagai umat Islam wajib hukumnya menggunakan Al-Qur’an menjadi petunjuk dalam hidupnya. Al-Qur’an telah memberikan petunjuk kepada hambanya, mana jalan menuju ke surga dan mana jalan menuju ke neraka.

إن هذا القرآن يهدي للتي هي أقـوم ويبشر المـؤمنين الذين يعملون الصـالحات أن لهم أجرا كبـيرا

” Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,“. ( QS. Al-Isra’: 9).

Pada QS. Al-Isra’: 9 di atas, Allah swt menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk kejalan yang lurus (diridlai Allah swt). dan juga merupakan kabar gembira bagi orang-orang yang gemar menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Sebagai seorang muslim tidak boleh ragu-ragu dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai pertunjuk dalam hidupnya. Sebagaimana yang telah ditegaskan dalam firman-Nya:

ذلك الكتاب لا ريب فيه هدى للمتقين

”  Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang  bertakwa, ( QS. Al-Baqarah: 2).

👉  Nasihat. 
Selain itu Al-Qur’an juga sebagai وموعظة للمتقين artinya, nasihat bagi orang-orang yang bertaqwa. Sebagai umat Islam yang bertaqwa tidak boleh mencari nasihat selain yang bersumber pada Al-Qur’an. Misalnya jika menghadapi persoalan hidup, kemudian lari kepada paranormal atau dukun. Tetapi hendaknya mengadu kepada Allah swt.

👉  Pembeda. 
Menjelaskan perbedaan perbuatan baik dan perbuatan batil. 
شـهر رمضان الذي أنزل فيه الـقرآن هدى للناس وبينات من الهدى والفـرقان

” (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)”. ( QS. Al-Baqarah: 185).

Dijelaskan pada ayat di atas, bahwa Al-Qur’an adalah sebagai الفـرقان , artinya pembeda antara yang benar dan yang salah.

👉   Bacaan. 
اقرأ باسم ربك الذي خلق

” Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,”( QS. Al-‘Alaq: 1).

Sebagai seorang Muslim kita jangan sampai lupa membaca Al-Qur’an. Sebab Al-Qur’an merupakan sumber dari segala pengetahuan. Membaca Al-Qur’an yang baik adalah dengan memahami arti dan makna yang ada. Oleh karena itu jika kita membaca Al-Qur’an jangan lupa membaca arti atau terjemahannya dan lebih baik lagi membaca tafsirnya.

✍️  Keliru besar jika dirumah kita,  Qur'an Suci disimpan hanya sebagai pajangan, tidak pernah disentuh apalagi membukanya untuk dibaca. 
Bahkan ada yang meletakkannya di atas almari, sampai berdebu karena tidak pernah disentuh.

✍️   Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengabarkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

لاَ تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ، إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surah Al-Baqarah.”  
(HR. Muslim no. 1821).

💦💙💛💚💛💙💦

From WA group. 

HURUF DALAM AL-QUR'AN Dan SYAFAATNYA DALAM KUBUR


Sejak 1200 tahun silam, ketika dunia belum mengenal KOMPUTER atau alat hitung sejenis,

Maka IMAM SYAFI'I telah mampu mendata JUMLAH masing-masing HURUF dalam AL-QURĀN secara detail dan tepat

IMAM SYAFI'I dalam kitab Majmu al-Ulum wa Mathli’u an Nujum dan dikutip oleh Imam ibn ‘Arabi dalam mukaddimah al-Futuhuat al-Ilahiyah menyatakan jumlah huruf-huruf dalam Al Qur'an di susun sesuai dgn banyaknya :

o ا Alif  : 48740 huruf,
o ل Lam : 33922 huruf,
o م Mim : 28922 huruf,
o ح Ha ’ : 26925 huruf,
o ي Ya’ : 25717 huruf,
o و Waw : 25506 huruf,
o ن Nun : 17000 huruf,
o لا Lam alif : 14707 huruf,
o ب Ba ’ : 11420 huruf,
o ث Tsa’ : 10480 huruf,
o ف Fa’ : 9813 huruf,
o ع ‘Ain : 9470 huruf,
o ق Qaf : 8099 huruf,
o ك Kaf : 8022 huruf,
o د Dal : 5998 huruf,
o س Sin : 5799 huruf,
o ذ Dzal : 4934 huruf,
o ه Ha : 4138 huruf,
o ج Jim : 3322 huruf,
o ص Shad : 2780 huruf,
o ر Ra ’ : 2206 huruf,
o ش Syin : 2115 huruf,
o ض Dhadl : 1822 huruf,
o ز Zai : 1680 huruf,
o خ Kha ’ : 1503 huruf,
o ت Ta’ : 1404 huruf,
o غ Ghain : 1229 huruf,
o ط Tha’ : 1204 huruf dan terakhir
o ظ Dza’ : 842 huruf.

*_Jumlah semua huruf dalam al-Quran sebanyak 1⃣.0⃣2⃣7⃣.0⃣0⃣0⃣  (satu juta dua puluh tujuh ribu)_*.

Setiap kali kita khatam Al-Quran, kita telah membaca lebih dari 1 juta huruf.

_Jika *1 huruf = 1 kebaikan* dan *1 kebaikan = 10 pahala*, maka insyaAllah kira-kira *10 juta pahala* kita dapatkan_*
 
*_Di bulan Ramadhan ALLAH gandakan lagi 70x kebaikan_*.... maka , kira-kiralah hitunglah sendiri... 😊

Mudah-mudahan ini menjadi motivasi kita untuk terus *_MEMBACA AL-QUR'AN, berTADARRUS_* dan jika mampu *_MEMAHAMI MAKNAnya_* 
Wallahu a'lam..

*_Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur_*

- Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam  bersabda: “Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).

Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang - orang sibuk dgn kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.

-Setelah dikuburkan dan orang - orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.

Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia di masukkan ke dalam syurga.”

Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Al Quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan.

-Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”

-Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan  permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)

Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.

*_Yaa Allah… terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya._*

Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah Subhana wa Ta'ala Aamiin..

*_(Oleh: Prof.DR. Ahmad  Sathori Ismail)_*

From WA group. 

Tag

Kekayaan sejati (10) Taqwa (8) ahlaq. (8) Puasa (6) bersyukur (5) Al-Quran (4) Pesan (4) ikhlas (4) istighfar (4) muhasabah (4) Bulan Dzulhijjah (2) Pencerahan (2) Rezeki (2) Sahabat (2) Sombong (2) Urusan Akhirat (2) pendidikan (2) persaudaraan (2) polri (2) renungan (2) teroris (2) Al-Faatihah (1) Alhamdulillah (1) Allah (1) Berbagi Kebahagiaan (1) Berpikir kritis (1) Covid-19 (1) Dirgahayu Republik Indonesia (1) GPU (1) Generasi durhaka (1) Hagia Sophia (1) Hewan beracun (1) Jangan cuek (1) Kendaraan bermotor (1) Lembaga Anti Rasuah (1) MODUS PELEMPARAN TELUR (1) Mencuri (1) Musibah (1) Overclocking (1) PSBB DKI (1) Pantai Selatan (1) Pekan puasa (1) Ragam Tunas Lampung (1) Rene Descartes (1) SAW (1) Sholat (1) Suku lingon (1) Syawal (1) Ust. Arifin Ilham (1) Valentino Rossi (1) Video Pencerahan (1) Yaumul Hisab (1) ahlaq (1) akhir (1) akuntabilitas (1) american movil (1) angkuh (1) apbn (1) astagfirullah (1) azab (1) bapenas (1) bersikap kritis (1) bill gates (1) bung hatta (1) bung karno (1) bung syahrir (1) carlos slim helu (1) clock (1) cpu (1) densus 88 (1) dosen (1) draf ruu perkawinan 2010 (1) dulmatin (1) evaluasi (1) forbes (1) hari raya idul fitri (1) herbal (1) ilahi (1) iman (1) indonesia (1) kabareskrim (1) kantor urusan agama (1) laksmi mittal (1) lembaga anti korupsi (1) mark elliot zuckerberg (1) mayjen tni soeharto (1) menkum dan ham (1) microsoft (1) national pride (1) ngopi (1) peduli (1) pelabuhan ratu (1) pembunuhan (1) proklamator (1) ram (1) ramadhan (1) ramuan (1) rekening ghaib (1) samsat (1) soekarno (1) supersemar (1) susno duaji (1) syafaat (1) ujian nasional (1) umar patek (1) umsu (1) un (1) warrent buffet (1) windows (1)